Implications of Health Law in Religious Societies: Between Medical Compliance and Religious Observance
DOI:
https://doi.org/10.59890/ijist.v4i6.16Keywords:
Health Law, Religious Community, Conflict of Norms, Inclusive PolicyAbstract
This study examines the implications of health law in religious societies by highlighting the tension between medical adherence and religious adherence. Dasein or reality shows that modern health regulations, such as the practice of contraception, vasectomy and other medical interventions, often cause resistance because they clash with religious teachings and are influenced more by spiritual authorities than medical authorities, thus causing a conflict of norms. Meanwhile, dasollen or what should be done is to build health regulations that are inclusive, dialogical, and sensitive to moral and spiritual values, so that policies are not only legally valid, but also have social and religious legitimacy. The involvement of religious leaders and community leaders in the process of formulating and socializing health policies is identified as a strategic step to increase public acceptance while strengthening compliance with medical protocols. Thus, health law acts as a bridge between medical and spiritual authorities, so that maintaining health is understood not as a religious offense, but as part of a moral and spiritual responsibility. This research is expected to make an academic and practical contribution in formulating harmonious, equitable, inclusive, and sustainable health policy strategies in religious communities.
References
Ahnur, T. P., Pratiwi, D. F., & Hariry, S. (2025). Faktor Internal dan Eksternal sebagai Pemicu Gangguan dalam Perkembangan Jiwa Keagamaan Remaja : Antara Krisis , Ketaatan Ekstrem, dan Fanatisme. 03(03), 1663–1671. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/910/588.
Amani, F. S., Nisa, H. K., & Rabbani, M. A. (2024). Rekonstruksi interpretasi norma agama terhadap kontrasepsi vasektomi : Telaah hukum islam dan etika medis. HEJ Halal Ecosystem Journal, 1(1), 14–22.
Andini, Irwansyah, Deswita, A., & Andini, Z. (2024). Hubungan Hukum Antara Pasien dan Tenaga Medis dalam Pelayanan Kesehatan Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 954–959
Azisi, A. M. (2020). Peran Agama dalam Memelihara Kesehatan Jiwa dan Kontrol Sosial Masyarakat. Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam, 11(2), 55–75.
Citranu, & Sumartini, N. W. E. (2022). Nilai-Nilai Hukum Agama Hindu Dalam Mewujudkan Kesadaran Hukum Guna Pencegahan Penyebaran Covid-19. Satya Dharma: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2), 111–132.
Eka Yanuarti, PENGARUH SIKAP RELIGIUSITAS TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MASYARAKAT KABUPATEN REJANG LEBONG , Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan vol. 3, no. 1,2018
Fatkhullah, Faiz Karim., et al. (2026). “Hak Pasien dalam Hukum Kesehatan Perspektif Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja): Analisis Normatif, Filosofis, dan Etis Berbasis Maqāṣid Al-Syarī‘ah.” JurnalSosial Teknologi,Vol.6, No. 2, hlm. 784–792. DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i2.32728
Fitriani, N. N., & Maulida, A. A. (2023). Mengatur Pola Hidup Sehat Dengan Berpuasa Menurut Ajaran Islam. Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1(6), 719–731.
Hasan, A. B. P. (2012). Disiplin Beribadah: Alat Penenang Ketika Dukungan Sosial Tidak Membantu Stres Akademik. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 1(3), 136. https://doi.org/10.36722/sh.v1i3.63
Hidayah, U., & Dirgayunita, Aries, B. P. (2019). Hubungan Gaya Kognitif Dan Motivasi Berprestasi Dengan Hasil Belajar PAI. BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2). https://doi.org/10.29240/belajea.v4i2.808
Ibrahim, N. F., Dase, J., Syamsu, R. F., Mathius, D., & Gani, A. B. (2022). Fakumi medical journal. Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 04(10).
Khairina, D., & Syifa, S. (2023). Kebiasaan Makanan Halal Terhadap Kesehatan Masyarakat Muslim. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1(6), 654–663. https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/index
Luddeckens, Dorothea., et al. (2021). The Routledge Handbook of Religion, Medicine, and Health. London: Routledge. DOI: 10.4324/9781315207964
Mahfud, D., Mahmudah, & Wiharti, W. (2015). Kesehatan Mental Mahasiswa Uin Walisongo. Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 35(1), Hlm. 38-39.
Masyhudunnury, M. (2021). Analisis Penerapan Protokol Kesehatan Masyarakat Bangkalan: dari Interpretasi Kulturalis-Religiusitas ke Implementasi “Teks Suci.” Journal of Islamic Civilization, 3(1), 63–71. https://doi.org/10.33086/jic.v3i1.2069
Muhammad Adfan Majdi, K. (2025). Pengaruh Ketaatan Beribadah Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Uin Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 1–23.
Nali, Benny, Hery, HUBUNGAN KEGIATAN KEAGAMAAN DAN MOTIVASI RELIGIUSITAS TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANGGOTA MAJELIS TAKLIM NURUL HIDAYAH, P-ISSN 2527-9610 E-ISSN 2549-8770
NALI, N., PRASETIYA, B., & HALILI, H. R. (2021). Hubungan Kegiatan Keagamaan Dan Motivasi Religiusitas Terhadap Kesehatan Mental Anggota Majelis Taklim Nurul Hidayah. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 4(2), 218. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v4i2.1251
Pramintasari, T. R., & Fatmawati, I. (2020). Pengaruh Keyakinan Religius, Peran Sertifikasi Halal, Paparan Informasi, dan Alasan Kesehatan Terhadap Kesadaran Masyarakat Pada Produk Makanan Halal. Jurnal Manajemen Bisnis, 8(1), 1–33. https://journal.umy.ac.id/index.php/mb/article/view/3922/3384
Puspita Dewi, I., Supriatna, A. M., & Suwandi, N. R. (2022). Hubungan Religiusitas Islam Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Masyarakat. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 9(2), 163–171. https://doi.org/10.33867/jka.v9i2.317
Rafa’at Pasya, M., Rendi Diki Setiawan, M., Okta Syahwali, R., Amalia Rizqi, N., Nova Nuroaftul Aqidah, N., & Hermawan Adinugraha, H. (2025). Edukasi Obat Halal Bagi Pemuda Muslim Di Kajen, Pekalongan: Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Berbasis Syariah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Citra Delima, 2(2), 105–114. https://doi.org/10.33862/jp.v2i2.598
Reni Agustina Harahap, Anna K, Muhammad Reza Fahlevi,Restu Amalia Mazid,Tinjauan Literatur Hubungan Hukum Antara Pasien dan Tenaga Medis dalam Pelayanan Kesehatan dalam Perspektif Hukum Islam, DOI: https://doi.org/10.56338/jks.v1i1.467
Rus Yandi, Basrial Zuhri Kasim, Ahmad Sibawai, Azwar Makmur, Kesehatan Dalam Perspektif Hukum, Jurnal penelitian dan pengabdian,DOI: https://doi.org/10.31933/ejpp.v5i1.1233
Salji, I., Fauziah, I. D., Putri, N. S., & Zuhri, N. Z. (2022). Pengaruh Agama Islam Terhadap Kesehatan Mental Penganutnya. Islamika, 4(1), 47–57. https://doi.org/10.36088/islamika.v4i1.1598
Shabrina Aliyah. (2023). Keterkaitan kesehatan manusia dan peran agama dalam lingkup masyarakat. Humas UMM, 1, 73–81. https://www.umm.ac.id/en/arsip-koran/jurnal-post/keterkaitan-kesehatan-manusia-dan-peran-agama-dalam-lingkup-masyarakat.html
Trisakti, F. A. (2025). Menjadi Muslim Milenial di Media Sosial: Analisis Netnografi pada Makna Gaya Hidup Halal bagi Komunitas Muda di Pekanbaru. Jurkom: Jurnal Riset Komunikasi, 8(1), 123–138.
Yanuarti, E. (2018). Eka Yanuarti P3M Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri ( STAIN ) Curup – Bengkulu. 3(1).
Yuhani`ah, R. (2021). Psikologi Agama Dalam Pembentukan Jiwa Agama Remaja. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1, 12–42. https://doi.org/10.58561/jkpi.v1i1.5
Zul Anwar Ajim Harahap, EKSISTENSI HUKUM ISLAM DALAM UNDANG-UNDANG RI NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN DI INDONESIA, Jurnal ilmu keislaman, DOI: https://doi.org/10.24952/tazkir.v1i2.366






